Pemilu Tahun 2024
KPU Kabupaten Toraja Utara Resmi Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara menyelenggarakan acara penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 pada hari Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Toraja Utara ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan komitmen kerja seluruh jajaran penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten. Acara ini dihadiri langsung oleh seluruh elemen penting di lingkungan KPU Kabupaten Toraja Utara, mulai dari Anggota KPU, Sekretaris KPU, hingga para Kepala Sub Bagian (Kasubag) dan staf sekretariat. Prosesi penandatanganan dilaksanakan oleh Ketua KPU Kabupaten Toraja Utara, Jan Hery Pakan, dilanjutkan Sekretaris KPU Kabupaten Toraja Utara, Isak Pareang, beserta para Kasubag. Landasan Regulasi dan Strategis Pelaksanaan penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanat dari peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dasar pelaksanaan kegiatan ini meliputi: PKPU Nomor 12 Tahun 2023 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2019 mengenai Tata Kerja KPU hingga tingkat Kabupaten/Kota. PKPU Nomor 21 Tahun 2023 mengenai Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2020 tentang Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Sekretariat KPU. PKPU Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis (Renstra) KPU Tahun 2025-2029. Komitmen Peningkatan Kinerja Melalui perjanjian kinerja ini, setiap bagian di KPU Kabupaten Toraja Utara diharapkan memiliki target yang jelas dan terukur dalam menjalankan tugasnya sepanjang tahun 2026. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat tahun 2026 merupakan periode penting dalam implementasi Rencana Strategis KPU yang baru saja ditetapkan pada tahun sebelumnya. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini juga menjadi ajang koordinasi internal untuk memastikan sinergi antara komisioner dan sekretariat berjalan dengan harmonis. Sebagai bentuk transparansi dan jenjang birokrasi. Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, KPU Kabupaten Toraja Utara menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas pelayanan publik dan penyelenggaraan demokrasi dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi. (TIM HUMAS) ....
KPU Mengajar: Menyemai Bibit Demokrasi untuk Pemilih Pemula Generasi Z
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id-KPU Kabupaten Toraja Utara hadir dengan program "KPU Mengajar: Menjemput Pemilih dari Sekolah". Kami tidak tunggu kalian datang; kami jemput langsung ke bangku sekolah. Kira-kira itu yang menjadi penyemangat dan pelecut melaksanakan program yang diinisiasi oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan dikerjasamai dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Saya, Semuel Rianto Tappi, Anggota KPU sekaligus Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Toraja Utara, bangga telah dua kali menjadi fasilitator. Pertama, Selasa 20 Januari 2026 di SMA Negeri 6 Toraja Utara, dihadiri sekitar 60 siswa dari berbagai kelas. Kedua, Rabu 21 Januari 2026 di SMA Negeri 1 Toraja Utara, khusus satu kelas dengan 25 siswa yang super antusias. Kenapa program ini urgent? Data nasional menunjukkan literasi demokrasi pemilih pemula masih rendah hanya 40% Gen Z paham hak suara mereka, menurut survei KPU 2024. Akibatnya, golput mencapai 20-30% pada pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024, hoaks digital membanjiri medsos seperti TikTok, Facebook dan Instagram, money politik merusak integritas, dan isu sensitif lain seperti politik identitas. Kalau dibiarkan, Pemilu 2029 rawan dan mengancam tatanan demokrasi di Indonesia. KPU Mengajar jawab tantangan ini dengan sosialisasi pendidikan pemilih bagi pemula yang belum ikut Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 maupun pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 (Pilkada), akan tetapi sudah punya pengalaman pada pemilihan ketua OSIS (Pilketos) yang dilaksanakan serentak di Sulawesi Selatan pada 29 September 2025 sebagai dasar penanaman nilai demokrasi awal. Sasarannya tepat: yakni menyasar pemilih pemula, dengan menanamkan hakikat dan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Pendekatan yang digunakan dalam KPU Mengajar adalah metode pedagogis Gen Z friendly artinya fun namun bukan proses pengajaran yang monoton dan membosankan. KPU Mengajar menekankan ceramah interaktif untuk jelaskan dasar hak pilih, diskusi kelompok, games Sosdiklih Quiz (hadiah merchandise KPU), dan testimoni siswa dari kegiatan sebelumnya. Interaksi dua arah ini bangun pemahaman mendalam, seperti menanam benih yang tumbuh jadi pohon kokoh. Apa hasilnya? Output langsung: literasi kepemiluan dasar (paham tahapan Pemilu, hak/kewajiban pemilih), penanaman nilai demokrasi (jujur, adil, partisipatif), dan tingkat kepercayaan pada KPU melonjak. Siswa pulang bukan cuma tahu, tapi percaya Penyelenggara netral. Tujuan umum: Ciptakan generasi literasi tinggi, sadar demokrasi, dan aktif partisipasi pada pelaksanaan Pemilu 2029 yang akan datang, sehingga dapat menekan angka golput. Tujuan khusus: Bangun literasi Pemilu & demokrasi, kesadaran politik sehat, berpikir kritis lawan hoaks/money politik, serta nilai integrasi nasional. Manfaat jangka panjang luar biasa. Pemilih pemula terutama kelas X, XI dan XII di SMA, SMK sederajat jadi benteng demokrasi Toraja Utara. Bayangkan 2029: tidak ada lagi golput karena malas, hoaks kalah telak oleh fakta, money politik ditolak mentah-mentah. Program ini juga kolaborasi KPU dengan sekolah-sekolah, dorong guru PPKn integrasikan materi KPU ke kurikulum. Testimoni dari para siswa yang telah mengikuti kegiatan KPU mengajar disamput positif baik oleh kalangan guru, siswa maupun dikalangan penggiat demokrasi dan kepemiluan serta masyarakat. Muatan Literasi Sosdiklih: Jantung Pendidikan Pemilih Muatan utama KPU mengajar adalah sosialisasi pendidikan pemilih (sosdiklih) yang merupakan implementasi wajib tingkatkan literasi sejak dini. Beberapa muatan materi KPU mengajar seperti mengenal sekilas tentang Demokrasi dan Pemilu (Asas, prinsip dan tujuan), Tahapan Pemilu (Pencalonan, Kampanye, Pemungutan Suara, Rekapitulasi), hak/kewajiban Pemilih (suara rahasia, tolak suap), literasi digital (cek DPT online), dan etika politik (hindari money politik, SARA dan kampanye hitam). Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) adalah jantung program ini, mandat UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU No. 19 Tahun 2020. Sasaran tepat: pemilih pemula yang belum ikut Pemilu/Pilkada tapi sudah pengalaman OSIS—persiapan matang menuju 2029. Mari, kepala sekolah, guru, dan siswa SMA/SMK sederajat di Toraja Utara! Hubungi KPU Kabupaten Toraja Utara untuk mengetahui jadwal KPU Mengajar selanjutnya. Demokrasi bukan milik orang tua lagi dan bukan pula warisan tetapi ini tentang hak kalian, pemilih pemula Generasi Z. Bersama KPU Mengajar, kita tanam bibit demokrasi hari ini, panen Pemilu cerdas dan berintegritas di tahun 2029 (Semuel Rianto Tappi, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Toraja Utara) (TIM HUMAS) ....
Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Laksanakan Praktikum di KPU Toraja Utara
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id-Sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar melakukan kunjungan praktikum dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara. Pertemuan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor KPU Kabupaten Toraja Utara pada Senin, 19 Januari 2026 Rombongan mahasiswa UIN ini dipimpin langsung oleh Kepala Laboratorium Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, Dr. M Syaipul, S.Sos., M.Si, Kehadiran mereka diterima secara resmi oleh Ketua beserta jajaran Anggota KPU Kabupaten Toraja Utara. Kunjungan ini mengangkat tema strategis: "Damai dalam Keberagaman: Moderasi Beragama Sebagai Modal Sosial dan Isu Strategis Dalam Kampanye Pilkada Toraja Utara". Kegiatan yang direncanakan berlangsung hingga 21 Januari 2026 ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai dinamika politik lokal dan pelaksanaan tahapan Pilkada di Toraja Utara. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Toraja Utara, Jan Hery Pakan menjelaskan tentang latar belakang budaya dan politik yang ada di Toraja Utara. Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi dan pembelajaran terkait politik dan demokrasi, khususnya terkait keterwakilan dan partisipasi politik perempuan serta politik uang di Toraja Utara. Kuliah Kerja Lapangan dan Praktikum ini merupakan bagian penting dari kurikulum mahasiswa untuk memahami isu-isu strategis kampanye dan moderasi beragama dalam konteks demokrasi.Diharapkan melalui praktikum ini, para mahasiswa dapat mensinergikan teori yang didapat di bangku perkuliahan dengan realitas politik yang ada, khususnya di Kabupaten Toraja Utara. (TIM HUMAS) ....
Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Torut Gelar Program KPU Mengajar di SMAN 2 Toraja Utara
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara kembali memperkuat pemahaman politik bagi pemilih pemula melalui program KPU Mengajar. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1) ini menyasar para siswa perwakilan kelas X di SMA Negeri 2 Toraja Utara. Materi utama dalam kegiatan ini dibawakan langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Harsal Lahiya. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya memahami esensi demokrasi, asas dan prinsip Pemilu, hingga syarat-syarat untuk menjadi pemilih yang sah. Fokus pada Inklusivitas dan Partisipasi Aktif Selain materi dasar, para siswa juga dibekali pengetahuan mengenai: Lembaga Penyelenggara Pemilu: Peran KPU, Bawaslu, dan DKPP. Inklusivitas & Aksesibilitas: Komitmen penyelenggara dalam memastikan Pemilu yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Berbeda dengan metode ceramah searah, KPU Mengajar kali ini menerapkan metode diskusi kelompok dan presentasi. Para siswa diajak untuk menganalisis isu-isu demokrasi dan memaparkan hasil diskusinya di depan kelas, yang memicu antusiasme serta daya kritis peserta. Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik, Halia L. Pabesak, beserta jajaran staf sekretariat KPU Kabupaten Toraja Utara untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga menjadi pemilih cerdas yang memahami integritas proses demokrasi di Indonesia. (Tim Humas) ....
Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Torut Gelar Program KPU Mengajar di SMAN 2 Toraja Utara
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara kembali memperkuat pemahaman politik bagi pemilih pemula melalui program KPU Mengajar. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/1) ini menyasar para siswa perwakilan kelas X di SMA Negeri 2 Toraja Utara. Materi utama dalam kegiatan ini dibawakan langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Harsal Lahiya. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya memahami esensi demokrasi, asas dan prinsip Pemilu, hingga syarat-syarat untuk menjadi pemilih yang sah. Fokus pada Inklusivitas dan Partisipasi Aktif Selain materi dasar, para siswa juga dibekali pengetahuan mengenai: Lembaga Penyelenggara Pemilu: Peran KPU, Bawaslu, dan DKPP. Inklusivitas & Aksesibilitas: Komitmen penyelenggara dalam memastikan Pemilu yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Berbeda dengan metode ceramah searah, KPU Mengajar kali ini menerapkan metode diskusi kelompok dan presentasi. Para siswa diajak untuk menganalisis isu-isu demokrasi dan memaparkan hasil diskusinya di depan kelas, yang memicu antusiasme serta daya kritis peserta. Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik, Halia L. Pabesak, beserta jajaran staf sekretariat KPU Kabupaten Toraja Utara untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga menjadi pemilih cerdas yang memahami integritas proses demokrasi di Indonesia. (Tim Humas) ....
Tingkatkan Kesadaran Demokrasi, KPU Torut Gelar Program KPU Mengajar di SMAN 3 Toraja Utara
Rantepao, kab-torajautara.kpu.go.id- – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara kembali melaksanakan program edukasi pemilih melalui kegiatan "KPU Mengajar". Kali ini, tim KPU menyambangi SMA Negeri 3 Toraja Utara pada Selasa, 13 Januari 2026, guna memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi bagi pemilih pemula. Kehadiran tim KPU disambut hangat oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3 Toraja Utara. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh perwakilan siswa-siswi dari masing-masing kelas yang dipersiapkan menjadi agen informasi bagi rekan-rekan mereka. Materi Komprehensif dari Komisioner KPU Hadir pada kegiatan ini, Harsal Lahiya (Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM), Furqan Mansyur Batkam (Ketua Divisi Perencanaan dan Informasi), dan Randy Tambing (Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan. Ketiganya bertindak sebagai narasumber untuk memberikan materi sesuai dengan kurikulum KPU Mengajar yang dibangun dalam 5 (lima) kompetensi dasar, yaitu : Pengantar Demokrasi dan Pemilu Indonesia, Asas Penyelenggaraan Pemilu, Prinsip Penyelenggaraan Pemilu, Tujuan Pengaturan Penyelenggaraan Pemilu, serta Inklusifitas dan Aksesibilitas Penyelenggaraan Pemilu (Disabilitas). Turut hadir dalam rombongan, Kepala Sub Bagian Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM yang didampingi oleh jajaran staf sekretariat KPU Kabupaten Toraja Utara guna memastikan kegiatan sosialisasi berjalan lancar. Membangun Generasi Melek Politik Program "KPU Mengajar" ini bertujuan untuk membangun generasi pemilih muda yang melek politik, memiliki kesadaran demokrasi yang tinggi, serta mampu berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi Indonesia, khususnya dalam Pemilihan Umum 2029 serta pemilihan-pemilihan selanjutnya. Lebih jauh lagi, program KPU Mengajar ini diharapkan menjadi salah satu program yang dapat mendongkrak Indeks Partisipasi Masyarakat yang terdiri atas 5 (lima) indikator utama, yaitu: Pemutakhiran Data Pemilih, Pencalonan, Kampanye, Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Voters Turn Out (VTO) atau Tingkat Partisipasi Pemilih. (TIM HUMAS) ....